Tampilkan postingan dengan label my2cent. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my2cent. Tampilkan semua postingan

Minggu, April 04, 2010

The Pacific is Out.. :D


Beberapa tahun yang lalu, tanpa sengaja nyewa DVD Band of Brothers. Waktu itu harga DVD masih mahal, jadi mendingan nyewa dari pada beli. Nyewa satu dvd dulu, isinya 4 episode. Then.. I end up borrowing all 6 dvds. Damn i love the movie.

Sekarang ada sekuelnya. Hmm.. bukan sekuelnya kali ya. Another story from the other side of the World War II. Judulnya "The Pacific". Belum ada dvd-nya, padahal udah nyari kemana2, jadinya harus nonton di HBO, kebetulan baru mulai ditayangin di HBO 3 April ini.
My opinion ? Karena baru awal2 episode jadi belum bisa ngebandingin sama "Band of Brothers". But, look like another great start from Steven Spielberg and Tom Hanks.

.An overview.


Difilmkan berdasarkan penggalan kisah masa peperangan dari dua orang pasukan marinir Amerika Serikat yang dibukukan. Judul bukunya "With the Old Breed : At Peleliu and Okinawa" (by Eugene Sledge) sama "Helmet of My Pillow" (by Robert Leckie). Nah, "The Pacific" ini nyeritain tentang dua penulis tadi sama satu orang marinir lain, John Basilone, sewaktu peperangan lawan Jepang di daerah Pasifik (iya lah, makanya dijudulin "The Pacific").
Filmnya nyeritain tentang peperangan di Guadalcanal, Cape Gloucester, Peleliu, Okinawa, dan tentunya Iwo Jima.
Seperti Band of Brothers, produsernya Tom Hanks sama Steven Spielberg. Kalo sutradaranya banyak.

Hmm.. kapan ya Indonesia bikin mini seri tentang perjuangan masa perang. Kebanyakan bikin mini seri perjuangan kehidupan (aka Sinetron). Padahal kalo bikin mini seri kaya "Band of Brothers" atau "The Pacific", bisa membangkitkan rasa patriotik dan rasa nasionalis bangsa Indonesia. :D

"A big nation is one that remembers and appreciate their history."

Read more...

Minggu, Maret 21, 2010

Boy

A boy wear nothing but shorts and singlets, running as if his two legs were only made for it. He leap through the air with wings he made out of his mind. Boy, how i envy him, wings out of his own imagination.
The boy told stories, stories that he believed were true never care what people think, what true to him will always true. A man told me, with that kind of thinking you should go to the highest top of mountain or to the deepest sea of ocean because you would never be accepted everywhere in the society, ah you see I accepted the boy as he is be cause his believe on himself. Jealousness trampled me once again as i mirrored myself to the boy.
It got me thinking, was i ever that boy ? Did i have legs that only made for running ? Did i have those wings ? Did i have those moments..? I had those moments, but i started to believe that those wings were not real. These legs are not strong. These minds can't made wings. These stories are unacceptable for them. Geez.. How i wish i have his minds, free and original.

Read more...

Selasa, Agustus 25, 2009

Handuk

Saya pernah dibelikan handuk, warnanya biru. Ukurannya kecil, lebih kecil dari handuk mandi biasa tapi lebih besar sedikit dibandingkan untuk kain untuk mengepel lantai. Semenjak dibelikan handuk ini oleh mama saya, saya klaim handuk ini sabagai handuk lapangan.. Tidak pernah dipakai kecuali di lapangan, tapi akhir2 ini sering dipakai di rumah karena handuk saya untuk biasa mandi sudah compang camping.. Handuk lapangan ini memang dekil, yah namanya juga sering dipakai di lapangan, suka tiba2 dijadikan lap untuk minuman tumpah dan lap untuk ngangkat panci panas. Nah, perjalanan saya ke Medan ini, begitu saya diingatkan untuk membawa handuk, pikiran saya langsung ke handuk kecil warna biru kehitam2an ini, supaya mudah bawanya, travel bag saya sudah cukup penuh oleh baju, laptop, dan titipan untuk om saya di Medan.
Hari ke4 saya di Medan, setelah mandi saya melihat teman saya, Yudha, menjemur handuk di dalam. Halah, masa jemur di dalam ? Kapan keringnya ? Dengan sombongnya, saya menjemur handuk kecil lapangan saya itu di luar, di tempat matahari langsung menyengat dan kebetulan ada jemurn handuk juga di luar ruangan, semakin merasa menang saya dengan kecerdasan saya untuk menjemur handuk di luar. Namun, tak disangka.. Sorenya hujan lebat.. Handuk sayapun basah di luar sendirian.. (*Sigh*) Dan saya baru sadar bahwa handuk saya basah ketika paginya mau mangambil handuk buat mandi..

A little lesson, check the forecast before u dry your wet towel.. Damn..

Read more...

Senin, Agustus 17, 2009

A Note To Myself Part 2

Apabila ditanya mengenai kesibukkan.. sebenarnya banyak kesibukkan, bahkan terlampau banyak tugas dan kewjiban yang harus diselesaikan secepat mungkin.. Tapi, sepertinya hampa.. Otak dicekoki hal yang sama terus menerus!! Sangat berbahaya bermain terlalu lama di dalam kenyamanan akan kesibukkan ini!  Harus memulai pencarian kegiatan lain di luar kesibukkan ini, anggap lah itu sebagai pelarian dari kegiatan – kegiatan berulang ini.. Sudah saatnya saya membeli buku baru, apa daya dana yang ada belum terkumpul.. (*sigh*) Yah, untuk saat ini, mari kembali ke kenyamanan yang disajikan oleh kesibukkan… :/

Read more...

Sabtu, Agustus 08, 2009

A Note to Myself

Belum banyak yang bisa dibuang ke monitor, soalnya masih banyak kekosongan di brangkas otak.. Terlalu subjektif dan egois untuk membuat opini terhadap hal - hal duniawi, masih banyak yang harus dipelajari sebelum membuang opini untuk disampaikan 


Sempet baca - baca blog orang.. Ada salah satu yang menarik..  Bertanya kepada dunia mengenai eksistensi diri.. 

Dimana kutempatkan diriku di dunia..? Apakah dunia mengubur jiwa ini terlalu dalam sehingga lupa akan tujuannya di sini..? Atau apakah diriku sendiri yang terlena membiarkan diriku terkubur oleh dunia..? 

Haha.. Sedikit pertanyaan pada diri sendiri.. Untuk menggelitik otakku yang menumpul ini.. 

Jadi teringat mimpi2 di waktu kecil.. Begitu tinggi dan sepertinya begitu mudah untuk dicapai.. Sky is the limit! Jiwa masa kecil yang tampaknya sudah lama terkubur karena terlena oleh dunia.. :/   
Maybe one day, i'll recover..  Knowing once more a purpose of 'me' in the world..

Read more...

Sabtu, Juli 04, 2009

Birokrasi Imigrasi

Beberapa waktu lalu pergi ke Kantor Imigrasi kelas 1 Bandung buat bikin paspor, dalam rangka mau jalan - jalan ke luar negeri.. Nah, terbayang - bayang banyaknya tahapan yang harus dilewatin, antrian yang harus ditunggu, roko yang harus dihisap demi 24 lembar izin keluar negeri.. Syaratnya aja udah macem2 : KTP, Kartu Keluarga, Paspor Lama, Akte Kelahiran, dan satu lembar Formulir yang harus diisi dengan huruf cetak dan tinta hitam..  Arrgh, bikin malas..

Tapi ternyata saya dibuat kagum dengan sistem yang dibuat di kantor Imigrasi Bandung ini, semuanya tersusun dan tertata, walaupun tidak rapih tapi teratur.. 
Pertama ngambil nomor antrian buat ngasih syarat - syarat.. Klo syarat - syarat sudah diapprove, ngambil nomor antrian buat bayar biaya paspor, waktu itu kenanya sekitar 200rban.. (zzz...).. Klo udah bayar, ngambil nomor antrian buat difoto dan wawancara, wawancara tragis 5 menit.. :p Then, klo udah beres ngambil nomor antrian buat ambil paspor.. Klo lancar semuanya beres dalam 2 minggu.. ;) Cuma karena saya malas - malasan, jadinya beresnya dalam 2 bulan.. haha.. :D

Ah, tapi sempat curi-curi dengar waktu lagi duduk nungguin dipanggil nomer.. "Wah, klo sama saya bayar 550rb, langsung difoto 2 hari beres.." Ck ck ck.. ini nih yang bikin kacau sistem antrian.. Ah..

Read more...

Jumat, Juli 03, 2009

Sebelum Tidur..

Udah 1 bulan tidak berblog ria..  :)


Beberapa bulan terakhir ini rasanya ko waktu hidup berubah.. Tidur jam 5 pagi, bangun jam 1 siang..  Klo ada kuliah, bangunnya jam 10an atau jam 8an.. Grrr..!!

Aktifitas sebelum tidur :
1.  Ngeroko sebatang
2.  Minum susu
3.  Ngenet
4.  Gunta ganti channel yang ada sekitar 50an channel,  biasanya urutannya ESPN, Star Sport, HBO Signature, HBO, Animax, National Geograhic, terakhir biasanya discovery channel supaya bisa bantu tidur karena acaranya sering membosankan..

 Pola hidup jadi aneh.. Udah mencoba untuk merubah pola tidur dengan gak tidur sama sekali malamnya, tapi tetep aja tidurnya selalu pagi buta..  Ah, harus dihentikan pola hidup gak sehat seperti ini As Soon As Possible, Lebih Cepat Lebih Baeee... ;)

Read more...

Rabu, Mei 27, 2009

Silent Melody

The time proven  for what i have foreseen
unsang melody it will be forever
now let just keep it only as a whisper
hoping its slight breeze could cast the calm

Sound of the unsang melody,
a melody composed through notes of hope
trying to find a soul that listen
soul to rythm with its tune

a silent melody,
surrender to time
for only time that know
will it ever be sounded again...

Read more...

Jumat, Mei 08, 2009

Tranquility

 

 

 

 

 

So sad, I crumbled to the ground


Kneeling down was the best of standing up
A one day life was like an eternal of pain and agony
Wish it to be erased and bring me to the tranquil i desire

Long time had my head looking down,


Held down by my guilt
How I wished it would be enough
Just to see how it will never be enough

Here now,
I once again kneel down and pray


asking to give me the tranquil
tranquility i long desire..

Read more...

Kamis, April 02, 2009

Jam 1 Malam..

Jam 1 Malam, pengen ngeroko rasanya.. tapi batang terakhir baru saja dihisap habis..

Kalo kata temen saya, butuh isi bahan bakar ini.. 
Jam 1 malam, keluar ke rumah mengendap2 kaya maling.. Soalnya klo ketauan keluar jam sgitu bisa ditanya2 ama nyokap.. masa jawabnya mo beli roko keluar..? bisa diskorsing jadi anak!! hehe..
Buka selot pertama.. berhasil!! 
Buka pintu pager, ini dia yang sedikit sulit.. susah, udah karatan, bebal!! kalo tidak pas perlakuannya untuk membuka gembok pager ini bisa2 bakal menimbulkan suara berdenyit dan nyaring yang berpotensi untuk ngebangunin satu rumah.. yap, hati - hati.. hati - hati.. BERHASIL!! tidak keluar sedikitpun suara.. :D
Keluar pagar.. Hmm, masih terang benderang.. Lampu restoran baru yang namanya Coffee and Beer jaraknya cuma selemparan batu dari saya berdiri masih nyala demi ajang promosi, sama saja dengan lampu neon Transline yang dihiasi bendera2 partai gak jelas..
Jam 1 malem, beli roko dimana jam segini ? warung - warung udah pada tutup.. sebenernya buka, hany saja orang - orang warung jam 1 malem kan udah pada tutup, yang bikin males kan ngebanguninnya.. Supaya praktis ya beli di warung yang 24 jam.. Hmm, klo gak CK ya indomaret.. Sebenernya lebih dekat indomaret, tapi sekalian beli kopi cappuccino maka saya memutuskan untuk ke CK yang lampu neonnya masih bisa terlihat dari tempat saya berdiri.. gak terlalu jauh sekitar 200 meterdari tempat saya berdiri, saya dan teman saya sering 'isi bahan bakar' di situ.. :D
Jam 1 malam, sepi dan dingin.. kalo siang2 jalan depan rumah ini hiruk pikuk gak jelas.. suara motor 2 tax, motor 4 tax, mobil, tukang parkir, tukang sampah yang ngebel, yang pasti semerawut dan berantakan!
Hmm, terbesit di otak, jam seginilah ternyata saya bisa lebih memperhatikan detail akan perubahan yang terjadi di sekitar saya.. Restoran baru, saya baru sadar baru pada saat berdiri di depan pagar.. Sebelah rumah, dulu itu adalah lahan kosong tempat warung "si mba" dulu berjualan sekarang udah jadi markas besar Transline yang selalu bising 24 jam..  
Jam 1 malem, misi saya membeli roko menjadi lebih bermakna.. Memperhatikan perubahan2 yang terjadi di lingkungan ternyata menarik dan sedikit menggelitik, sempat saya ketawa2 sendiri mengingat masa lalu tempat itu..
Yah, perubahan memang tidak akan pernah berhenti.. Dulu, selot pager yang berdiri tegak di depan rumah saya sangat mudah dibuka tapi karena berubah karatan, jadi sulit dan bebal.. Dulu, untuk belanja jam segini adalah hal yang tidak mungkin!! Tapi sekarang, jam segini tenang2 aja ko ada CK ama indomaret..

All I know about changes are, the only thing that won't change in the world is changes itself.. Tinggal menyikapinya, apakah perubahan itu seperti gembok yang berkarat, atau seperti CK dan indomaret.. hehe.. :D

Read more...

Rabu, Maret 18, 2009

Been a while..

Haha.. sudah lama tidak menyentuh blog ini.. Sedikit terlupakan..

I'll try putting again the lost soul to this blog..

Banyak kejadian yang tidak tercatatkan di blog ini, padahal rencananya blog ini mau jadi jurnal kehidupan saya.. What done is done, we'll move on to the brighter future.. Hehe..

Beberapa bulan ini, sulit untuk membuahkan sebuah pemikiran yang jernih dan menuangkannya ke dalam blog. Terlalu banyak distorsi, terlalu banyak input jadi outputnya sulit diungkap. Akan lebih "sreg" rasanya apabila suatu perbuatan dilakukan berdasarkan pemikiran diri sendiri, tetapi seringnya pemikiran ini terbentur dengan pemikiran lain yang kemudian pemikiran yang pertama terbakar menjadi abu dan terbawa angin tak berjejak. Sulit memang klo tindakan yang ada adalah tindakan yang bukan dari pemikiran jernih, tetapi buah dari pemikiran yang terdistorsi oleh faktor - faktor yang menurut saya adalah faktor yang tidak logis dan emosional.

Yah.. kadang-kadang pepatah "Silence is Gold" ada baiknya juga diterapkan, asal pas aja timingnya. Daripada melakukan sesuatu yang menipu hati nurani, lebih baik diam saja.

Read more...

  © Blogger template ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP